Judul:
Pemetaan dan Estimasi Stok Karbon Mangrove di Pulau-Pulau Kecil Barbasis Penginderaan Jauh
Penulis:
I Wayan Gede Astawa Karang, I Wayan Nuarsa, I Gede Hendrawan, I Made Dwita Krisnanda, I Wayan Gita Krishna Dananjaya
Tahun:
Maret 2026
ISBN:
978-634-04-9120-3
eISBN:
978-634-04-9121-0 (PDF)
Halaman:
xiii + 155
Sinopsis:
Buku ini terdiri dari beberapa bagian, bagian pertama membahas pendahuluan dan karakteristik mangrove di pulau-pulau kecil, bagian kedua menjelaskan tentang dasar-dasar penginderaan jauh dan bagaimana konsep pemantauan vegetasi dari berbagai sensor penginderaan jauh. Bagian ketiga menguraikan tentang pemanfaatan penginderaan jauh secara khusus untuk pemantauan ekosistem manggrove mulai dari klasifikasi tutupan hingga pendugaan stok karbon berdasarkan estimasi biomassa. Bagian ketiga juga menyajikan metode pengukuran biomassa di lapangan menggunakan pendekatan alometrik yang nantinya akan digunakan sebagai masukkan dalam model pendugaan dan uji akurasi. Bagian keempat terdiri dari prosedur teknis pengolahan citra untuk estimasi karbon mangrove di atas permukaan. Pada bagian ini, pembaca diajak untuk ikut menerapkan metode ilmiah dalam menduga kandungan karbon mangrove dengan lokus pulau-pulau kecil. Langkah-langkah yang disajikan berbasis pada pengalaman langsung penulis dalam menghitung karbon mangrove dengan memanfaatkan citra satelit sensor optik dari Landsat-8 dan Sentinel-2 yang disertai dengan survei lapangan. Tahapan sistematis dan mudah untuk dipraktikan, dimulai dari pengunduhan data, langkah pra-pemrosesan, teknik klasifikasi citra menggunakan perangkat lunak ArcGIS dan QGIS, metode penilaian akurasi, serta pembangunan indeks vegetasi sebagai model pendugaan karbon mangrove. Bagian terakhir buku memberikan uraian komprehensif terkait penerapan praktis dan proyeksi masa depan dalam kerangka pemanfaatan penginderaan jauh dalam kerangka pemantauan karbon biru (blue carbon). Secara spesifik, bagian ini mengulas sekuestrasi karbon dan kontribusinya vitalnya terhadap mitigasi perubahan iklim global. Penulis menekankan bahwa keberhasilan teknis harus diselaraskan dengan dimensi sosial, yakni melalui penguatan peran masyarakat dan pembangunan kapasitas lokal guna mewujudkan tata kelola ekosistem mangrove yang efektif dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari proses masa depan, buku ini menguraikan urgensi integrasi data penginderaan jauh dengan berbagai sumber data pelengkap untuk menghasilkan prediksi stok karbon yang lebih cepat, efisien, dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Arah masa depan penginderaan jauh diproyeksikan pada sinergi antara citra satelit, data observasi lapangan dan kecerdasan buatan (AI). Dengan didukung kerangka kerja big data menjadi arah masa depan penginderaan jauh untuk analisis skala besar yang adaftif, memberikan landasan saintifik yang kokoh bagi pengambil kebijakan untuk keberlanjutan ekosistem mangrove khususnya di pulau-pulau kecil.